Monday, December 2, 2019


PENGGOLONGAN SENYAWA KIMIA PESTISIDA

Ayyub dan Arrahman dan M.Sudjak Saenong
Balai Penelitian Tanaman Serealia Maros

PENDAHULUAN
Pestisida adalah sebutan untuk semua jenis obat (zat/bahan kimia) pembasmi hama yang ditujukan untuk melindungi tanaman dari serangan serangga, jamur, bakteri, virus dan hama lainnya seperti tikus, bekicot, dan nematoda (cacing). Walaupun demikian, istilah pestisida tidak hanya dimaksudkan untuk racun pemberantas hama tanaman dan hasil pertanian, tetapi juga racun untuk memberantas binatang atau serangga dalam rumah, perkantoran atau gudang, serta zat pengatur tumbuh pada tumbuhan di luar pupuk (Omah ilmoe, 2012)

Berdasarkan Fungsi/sasaran penggunaannya, pestisida dibagi menjadi 6 jenis yaitu:
Insektisida adalah pestisida yang digunakan untuk memberantas serangga seperti belalang, kepik, wereng, dan ulat. Insektisida juga digunakan untuk memberantas serangga di rumah, perkantoran atau gudang, seperti nyamuk, kutu busuk, rayap, dan semut. Contoh: basudin, basminon, tiodan, diklorovinil dimetil fosfat, diazinon,dll.

Fungisida adalah pestisida untuk memberantas/mencegah pertumbuhan jamur/cendawan seperti bercak daun, karat daun, busuk daun, dan cacar daun. Contoh: tembaga oksiklorida, tembaga (I) oksida, carbendazim, organomerkuri, dan natrium dikromat.

Bakterisida adalah pestisida untuk memberantas bakteri atau virus. Salah satu contoh bakterisida adalah tetramycin yang digunakan untuk membunuh virus CVPD yang menyerang tanaman jeruk. Umumnya bakteri yang telah menyerang suatu tanaman sukar diberantas. Pemberian obat biasanya segera diberikan kepada tanaman lainnya yang masih sehat sesuai dengan dosis tertentu.

Rodentisida adalah pestisida yang digunakan untuk memberantas hama tanaman berupa hewan pengerat seperti tikus. Lazimnya diberikan sebagai umpan yang sebelumnya dicampur dengan beras atau jagung. Hanya penggunaannya harus hati-hati, karena dapat mematikan juga hewan ternak yang memakannya. Contohnya: Warangan
.
Nematisida adalah pestisida yang digunakan untuk memberantas hama tanaman berupa nematoda (cacing). Hama jenis ini biasanya menyerang bagian akar dan umbi tanaman. Nematisida biasanya digunakan pada perkebunan kopi atau lada. Nematisida bersifat dapat meracuni tanaman, jadi penggunaannya 3 minggu sebelum musim tanam. Selain memberantas nematoda, obat ini juga dapat memberantas serangga dan jamur. Dipasaran dikenal dengan nama DD, Vapam, dan Dazomet.

Herbisida adalah pestisida yang digunakan untuk membasmi tanaman pengganggu (gulma) seperti alang-alang, rerumputan, eceng gondok, dll. Contoh: ammonium sulfonat dan pentaklorofenol.

Berdasarkan tingkat toksisitas (racun) dan kegunaannya, pestisida dikelompokkan ke dalam empat golongan, yaitu golongan A, golongan B, golongan C, dan golongan D (http://budisma.web.id/materi/sma/kimia-kelas-x/macam-macam-pestisida/)

Pestisida golongan A
Pestisida digolongkan ke dalam kelompok ini didasarkan pada fungsinya, yaitu sebagai insektisida, herbisida, fungisida, dan rodentisida. Isektisida adalah jenis pestisida yang berfungsi mencegah dan membasmi serangga. Isektisida juga digunakan di rumah-rumah untuk membasmi nyamuk, kecoa, laba-laba, dan sejenisnya. Contoh insektisida: DDT, aldrin, paration, malation, dan karbaril. Namun, saat ini penggunaan produk tersebut dalam rumah tangga telah dibatasi. Herbisida adalah jenis pestisida yang berfungsi mencegah dan membasmi tanaman yang merugikan petani seperti alang-alang dan rumput liar. Contoh herbisida: 2,4–D, 2,4,5–T, pentaklorofenol, dan amonium sulfonat.
Fungisida adalah pestisida khusus untuk jamur. Selain racun bagi jamur, juga dapat dipakai untuk racun tanaman dan racun serangga. Contoh fungisida adalah organomerkuri dan natrium dikromat. Rodentisida adalah pestisida khusus untuk membasmi tikus. Contoh rodentisida adalah senyawa arsen.
Pestisida Golongan B
Pestisida digolongkan ke dalam golongan B didasarkan pada jenis bahan kimia yang terkandung di dalamnya. Jenis-jenis pestisida yang digolongkan menurut cara ini dapat dilihat pada Tabel 1.
Tabel 1. Pestisida Golongan B
Pestisida
Bahan
Organik
Kimia organik
Anorganik
Kimia anorganik
Organoklor
Senyawa karbon mengandung klor
Organofosfat
Senyawa karbon mengandung fosfat
Karbamat
Senyawa karbon mengandung asam karbamat
Fumigan
Racun berasap
Mikrobial
Bahan kimia dari mikroorganisme
Botanikal
Bahan kimia tanaman

Organoklor
Selain DDT, jenis pestisida yang tergolong terklorinasi adalah aldrin, dieldrin, heksaklorobenzena (BHC), 2,4-D dan 2,4,5-T. Aldrin dan dieldrin digunakan sebagai racun serangga (insektisida), sedangkan 2,4- D dan 2,4,5-T digunakan sebagai racun tanaman (herbisida).






Organofosfat


Senyawa pestisida yang mengandung fosfat di antaranya paration dan malation. Kedua senyawa ini tergolong insektisida.





Paration sangat efektif digunakan untuk mencegah hama pengganggu buah-buahan, tetapi pestisida ini sangat beracun bagi manusia. Berbeda dengan paration, malation sangat efektif untuk serangga tertentu dan efek racunnya tidak terlalu kuat bagi manusia.
Karbamat
Contoh dari pestisida yang mengandung karbamat adalah isopropil N-fenilkarbamat (IPC), sevin, dan baygon.

Isopropil N–fenilkarbamat digunakan sebagai herbisida terutama untuk mengontrol pertumbuhan rumput tanpa memengaruhi tanaman utama. Adapun sevin dan baygon tergolong insektisida.
Pestisida Golongan C
Pestisida digolongkan ke dalam golongan C didasarkan pada pengaruhnya terhadap hama. Beberapa jenis pestisida menurut golongan ini terdapat pada Tabel 2.
Tabel 2. Pestisida Golongan C
Jenis
Pengaruh
Repelant
Dapat menjauhkan serangga
Defoliant
Dapat menggugurkan daun
Perencat
Dapat menggagalkan pertumbuhan
Pestisida Golongan D
Pestisida dapat juga digolongkan berdasarkan cara tindakannya terhadap hama. Perhatikan tabel berikut.
Tabel 3. Pestisida Golongan D
Jenis Racun
Cara Tindakan
Racun perut
Membunuh jika termakan
Racun sentuh
Membunuh jika menyentuh kulit
Racun sistemik
Membunuh jika masuk ke dalam sistem organisme
Racun pracambah
Membunuh terhadap benih

DAFTAR PUSTAKA DAN BACAAN


Anonim, 2012a. Mengenal macam-macam pestisida tanaman. http://budisma.web.id/materi/sma/kimia-kelas-x/macam-macam-pestisida/. Diakses tgl 30 November 2012
Anonim, 2012b. Jenis-jensi pestisida. http://epetani.deptan.go.id/node/jenis-jenis-pestisida-1515. Diakses tgl 30 November 2012
Anonim, 2012c. Jenis dan penggunannya. http://angin-nganjuk.blogspot.com/2012/07/pembasmi-hama-atau-pestisida-adalah.html. Diakses tgl 30 November 2012
Badan Lingkungan Hidup Kab.Grobogan, 2012. Macam-macam pestisida nabati/alami dan cara pembuatannya. http://blh.grobogan.go.id/artikel/130-macam-macam-pestisida-nabatialami-dan-cara-pembuatannya.html. Diakses tgl 30 November 2012
Evynurhidayah, 2012. Pestisida pada petani. http://evynurhidayah.wordpress.com/2012/04/17/pestisida-pada-petani/#more-300. Diakses tgl 30 November 2012
Henry Sosilo Wiji Atmoko, 2012. Jenis-jenis pestisida. http://kang-hendri.hostei.com/jenis_pestisidaq.html. Diakses tgl 30 November 2012
Omah ilmoe, 2012. Mengenal macam-macam pestisida. http://fadhlihsan.blogspot.com/2012/06/mengenal-macam-pestisida-tanaman.html. Diakses tgl 30 November 2012
Plant ptotection, 2012. Jenis-jenis pestisida alam. http://planthospital.blogspot.com/2012/02/jenis-jenis-pestisida-alami.html. Diakses tgl 30 November 2012