Sunday, May 30, 2021

HASIL-HASIL TEKNOLOGI PENELITIAN ULAT GRAYAK


Ayyub Arrahman

Balai Penelitian Tanaman Serealia Maros


PENDAHULUAN

Jagung merupakan sumber karbohidrat dan protein yang dapat digunakan sebagai bahan pangan , pakan ternak, dan bahan baku untuk industri. Akhir-akhir ini pemgembangan jagung di Indonesia semakin pesat sejalan dengan meningkatnya kebutuhan akan jagung khususnya untuk pakan ternak ( Subandi et al, 2001). Di lain pihak pengembangan jagung yang intensif juga mengakibatkan munculnya berbagai masalah baik penurunan produksi maupun kualitas biji. Penurunan produksi maupun kualitas biji jagung sangat ditentukan oleh faktor abiotik dan biotik, faktor biotik berupa hama dan penyakit.

Wednesday, May 26, 2021


Prosedur Penelitian Double Haploid Menggunakan Aplikasi Kolkisin

Lesty Ayu BidhariBalai Penelitian Tanaman Serealia


Teknologi double haploid menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari banyak program pemuliaan jagung komersial karena galur double haploid menawarkan beberapa keuntungan ekonomi, logistik dan genetik dibandingkan galur bawaan konvensional. Dalam dua sampai tiga dekade terakhir, teknologi double haploid telah muncul sebagai alternatif yang efisien untuk metode tradisional pengembangan galur bawaan. Teknologi ini pada dasarnya mengambil sampel gamet pemisah dari plasma nutfah sumber, biasanya persilangan biparental atau populasi, dan menghasilkan galur homozigot sepenuhnya dalam satu langkah. Metode in vitro dan in vivo dapat digunakan untuk mengembangkan galur double haploid jagung. Namun, metode in vivo telah terbukti lebih andal dan efisien dalam produksi galur double haploid skala besar dan karena itu umumnya digunakan dalam jagung (Chaikam et.al 2019).