Rabu, 17 Februari 2016

Virus Patogen SlNPV, Efektif Mengendalikan Ulat Grayak Kedelai

Arifin, M. dan Bedjo. 2005. Virus patogen SlNPV, efektif mengendalikan ulat grayak kedelai. Berita Puslitbangtan. 34: 9-10.

Muhammad Arifin1 dan Bedjo2
1 Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian, Bogor
2 Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian, Malang


Spodoptera litura nuclear-polyhedrosis virus (SlNPV) merupakan salah satu jenis patogen serangga yang menginfeksi ulat grayak (Spodoptera litura) pada berbagai jenis tanaman pangan, sayuran, dan industri. Virus ini ditemukan pertama kali oleh penulis pada pertanaman kedelai di daerah Brebes dan Lampung Tengah pada tahun 1985. Mulai saat itu, penelitian untuk memanfaatkannya sebagai agensia pengendalian hayati ulat grayak terus dilakukan secara intensif hingga diperoleh bioinsektisida SlNPV yang efektif (Arifin 2002).
Bioinsektisida SlNPV diproduksi melalui tiga tahap kegiatan, yaitu a) pembiakan masal ulat grayak dengan pakan buatan, b) perbanyakan SlNPV secara in vivo melalui inokulasi, koleksi ulat mati, ekstraksi, sentrifugasi, standarisasi, dan (c) formulasi SlNPV dalam bentuk tepung (wettable powder). Bioinsektisida SlNPV ini berkonsentrasi 3,0 X 108 polyhedra inclusion bodies (PIBs)/g dan berbahan aktif polyhedra 0,3% (1 mg= 1 X 108 PIBs). Dosis aplikasinya 500 g/ha.