Jumat, 19 Februari 2016

Lycosa pseudoannulata: Laba-laba Pemangsa Serangga Hama Kedelai

Arifin, M. 2005. Lycosa pseudoannulata: laba-laba pemangsa serangga hama kedelai. Berita Puslitbangtan. 32: 8-9.


Muhammad Arifin
Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian, Bogor


Ada 111 jenis serangga hama kedelai di Indonesia. Beberapa jenis di antaranya berstatus penting, antara lain lalat kacang (Ophiomyia phaseoli), kumbang kedelai (Phaedonia inclusa), ulat grayak (Spodoptera litura), ulat iengkal (Chrysodeixis chalcites), pemakan polong (Helicoverpa armigera), kepik coklat (Riptortus linearis), kepik hijau (Nezara viridula), kepik punggung bergaris (Piezodorus hybneri), dan penggerek polong (Etiella zinckenella). Selain serangga hama, pada pertanaman kedelai juga dapat dijumpai berbagai jenis arthropoda berguna, antara lain musuh alami (pemangsa dan parasitoid) dan penyerbuk.
Lycosa pseudoannulata Boes. et Str. (Araneae: Lycosidae) merupakan salah satu jenis laba-laba musuh alami yang sering dijumpai pada pertanaman padi dan palawija setelah padi di lahan sawah irigasi. Laba-laba yang dikenal petani sebagai "Lycosa" ini bersifat generalis karena memiliki mangsa berbagai jenis serangga, terutama yang berstatus hama. Peranannya sebagai musuh alami dalam ekosistem pertanian sangat penting, bahkan diperhitungkan dalam pengambilan keputusan pengendalian hama dengan insektisida.